Skip to main content

Posts

Menyiapkan Guppy Saddleback White Mosaic untuk Kontes

Guppy termasuk jenis ikan mini. Ukurannya hanya 2–6 sentimeter. Meski demikian, berkat penampilannya yang molek, guppy jadi sering dikonteskan. Nah, bagaimana cara merawat guppy agar layak bersaing di ajang adu cantik itu? --- SALAH satu jenis yang biasa untuk dilombakan adalah saddleback white mosaic. Keunggulan jenis itu terletak pada bagian ekor yang memiliki corak atau pola garis tebal seperti mozaik. Selain itu, ia punya sirip punggung (dorsal) yang menyambung dengan ekor. Pemilik Mukmin Guppy di Jakarta Barat Ahmad Rifa’i menyatakan, menyiapkan ikan kontes memang tidak mudah. Bahkan, harus dimulai sejak pemilihan bibit. Sebab, tidak semua guppy saddleback white mosaic memiliki postur yang layak kontes. ’’Nggak gampang untuk mendapatkan corak yang benar-benar rapi. Bisa satu banding sepuluh,’’ ujarnya kepada Jawa Pos. Rapi yang dimaksud Rifa’i adalah terkait dengan proporsional tubuh. Untuk kelas mosaic juve misalnya, panjang tubuh ikan ideal harus dua kali panjang ekor. A
Recent posts

Leo dan Arian, Pelanjut Tradisi Judicial Review Para Mahasiswa UKI

Seperti para seniornya, Leonardo Siahaan dan Fransiscus Arian Sinaga tergerak karena kerap menemukan UU yang tak sejalan dengan konstitusi. Banyak yang mencibir dan nyinyir. Toh, gugatan mereka ternyata dikabulkan. FOLLY AKBAR, Jakarta --- CIBIRAN, nyinyiran, hingga ungkapan lain bernada melemahkan tak sekali–dua kali menerpa Leonardo Siahaan dan Fransiscus Arian Sinaga. Tepatnya saat dua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta, itu mengutarakan niat mereka menggugat pasal 293 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Nada negatif itu datang dari kerabat hingga sejumlah senior di kampus kala mereka mengutarakan niatan judicial review (JR) tersebut pada Mei tahun lalu. ”Dibilang buang-buang waktu, katanya nggak bakal dikabulkan. Eh, ternyata dikabulkan,” ujar Arian saat berbincang dengan Jawa Pos. Pasal 293 ayat 2 KUHP merupakan norma yang mengatur mekanisme pelaporan kasus pencabulan anak. Dalam pasal itu, penc

Oranda Panda, Koki Langka Bernilai Tinggi

Imut, lucu, dan menggemaskan. Kesan itu melekat kuat pada sosok koki oranda panda. Spesies yang terbilang langka itu relatif mahal dibandingkan dengan jenis koki lainnya. --- SEPERTI  namanya, ikan tersebut memiliki wajah mirip panda. Kombinasi putih dan hitam sangat dominan pada wajahnya yang bulat. Karena masuk varian oranda, ia juga memiliki gumpalan menyerupai brokoli di kepalanya. Tubuhnya tak kalah menggemaskan. Posturnya pendek dan bantat. Saat berenang, ekornya membentuk segitiga. Satu lagi, sirip bawah dan atasnya menjadi perpaduan proporsional yang menambah kesan anggun pada sosok oranda. Berbagai keunikan itu menjadi daya tawar utama bagi koki oranda panda. ”Apalagi kalau bisa bergaya. Semakin tegak (kepala di posisi atas, Red), bodinya oke, makin mahal harganya,” kata Harseno Aji, CEO Maskokifans Jakarta, kepada Jawa Pos. Koki oranda panda, kata pria yang akrab Seno itu, termasuk varian yang banyak diminati. Karena peminatnya yang tinggi itu pula, ikan tersebut te

100 Tahun Hoegeng: Keteladanan yang Abadi sampai Sekarang

    Buku Dunia Hoegeng: 100 Tahun Keteladanan merekam, antara lain, dukungan istri dan anak menguatkan Hoegeng Iman Santoso dalam komitmen menjaga integritas. Kata Kabaharkam Polri, sudah sangat bagus jika anggota kepolisian bisa mencontoh 50–60 persen saja dari keteladanan mantan Kapolri tersebut.   FOLLY AKBAR, Jakarta --- DI mata salah seorang anaknya, Aditya Hoegeng, Jenderal (pur) Hoegeng Iman Santoso adalah sosok yang punya dua kepribadian. Saat mengenakan seragam, Hoegeng merupakan sosok yang profesional, penuh integritas, dan tanpa kompromi. Namun, begitu berada di rumah, pembawaan Kapolri periode 1968–1971 itu berubah menjadi hangat, akrab, dan humoris. Dua sosok berbeda itu pernah dirasakan Didit –panggilan Aditya Hoegeng– saat hendak mendaftar sebagai anggota Akabri (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) AU (Angkatan Udara) pada 1968. Kebetulan, cita-citanya kala itu adalah menjadi pilot tempur AU. Semua persyaratan pun dia kumpulan sendiri tanpa sepengetahuan ayah

Dimas Indiana, Inisiator Berbagai Komunitas Literasi dan Budaya

Budaya dan anak muda. Dua entitas yang kerap kali dianggap tidak relevan untuk disandingkan. Anak muda yang identik dengan teknologi kekinian, dinilai bertolak belakang dengan nilai-nilai budaya yang berbicara masa lalu. Namun, persoalan tersebut dapat dipadankan secara ciamik oleh Dimas Indiana atau akrab dikenal dengan nama pena Dimas Indiana Senja. Seorang sastratwan muda kelahiran Brebes 20 Desember 1990. Dalam beberapa tahun terakhir, Dimas  banyak membentuk komunitas sastra dan budaya dengan menggaet para anak muda. Seperti Pondok pena di purwokerto, Komunitas Slayaban dan Bumiayu Creative City Forum (BCCF)  di Brebes, dan Rumah Penyu di Cilacap. Secara akademik, Dimas sejatinya seorang ahli ilmu agama. Sejak pendidikan sarjana hingga doktoralnya, dia mengambil ilmu-ilmu islamic studies. Namun, darah seninya dan budaya sudah lahir sejak kecil tak bisa disangkal. “Saya suka melukis, suka sastra,” ujarnya kepada Jawa Pos. Pada satu titik, dia juga menemukan keterkaitan antara agama

Nurirwansyah Putra, 8 Tahun Bersama Himpunan Pendonor Darah Apheresis

Tingginya kebutuhan donor trombosit yang tidak sebanding dengan suplai membuat ”perdagangan gelap” kerap terjadi. Himpunan Pendonor Darah Apheresis hadir tanpa bayaran untuk memenuhi kebutuhan darah para penderita kanker, talasemia, dan penyakit hematologi lainnya.   FOLLY AKBAR, Jakarta ---   PERJALANAN itu mempertemukan Nurirwansyah Putra dengan Ilham. Balita pengidap hidrosefalus tersebut membutuhkan darah AB untuk operasi. Namun, karena darahnya B, di tengah keterdesakan itu, Nur mencari-cari rekannya yang berdarah AB untuk donor trombosit bagi balita yang sedang dirawat di RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, tersebut. Berhasil. ”Kabar itu merambat ke tetangganya. Dia bilang Mas Nur bisa bantu-bantu cari darah,” tutur Nur yang sehari-hari mengelola usaha event organizer, lantas tertawa kecil. Dari sanalah ide untuk menggalang berdirinya Himpunan Pendonor Darah Apheresis berasal. Kebetulan, sejak 2012, Nur yang kala itu masih mahasiswa memang aktif membantu masyarak

Kerapu Cantang, Predator Akuarium Air Payau

Kerapu identik dengan spesies ikan air laut. Namun, kini beberapa jenis ikan tersebut mulai banyak digunakan untuk akuarium dengan konsep air payau. Yakni, campuran air tawar dan air laut. --- SALAH satu jenis kerapu yang banyak dipelihara para pencinta ikan hias saat ini adalah kerapu cantang. Jenis itu merupakan kerapu hybrid dari perkawinan silang antara kerapu kertang jantan dan kerapu macan betina. Populasi ikan dengan nama latin Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus itu meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Juga minat para pencinta akuarium. ’’Yang bikin ikan ini unik orang tahunya ikan air asin, ternyata bisa di air tawar,’’ ujar Yudhi Ferraro, CEO Brackish Aquatics dengan akun Instagram @brackish_aquatics. Bahkan, sudah ada yang membiakkan kerapu cantang full air tawar. Kerapu bisa hidup di air payau karena terbiasa bergerak di perairan dekat pantai. Khususnya kawasan perbatasan laut dan sungai. Yudhi biasa mendapat pasokan dari produsen yang membudidayakan ker