Skip to main content

Posts

Showing posts from 2012

Contoh Proposal dan Desain Pesan Acara Televisi

Kata Pengantar Alhamdulillah dengan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang dengan rahmat dan inayah-Nya, sehingga kami dapat menyeleseaikan suatu program acara televisi, yang didalamnya kami sajikan informasi berupa cerita perantau, yang kami kemas dalam bentuk feature. Pada program ini dimaksudkan agar masyarakat mengetahui perjuanagan mahasiswa yang berasal dari luar negeri dalam menuntut ilmu, dan juga dimaksudkan agar masyarakat mengetahui bahwa Indonesia juga termasuk negara yang banyak diminati dalam bidang pendidikan, yang dibuktikan dengan banyaknya pelajar yang di Indonesia yang berasal dari luar negeri.

Reformasi Lapas, Harga Mati

Indonesia masih menjadi surga bagi para pelaku kejahatan, terlebih bagi orang yang berduit. Mulai dari koruptor hingga pengedar narkoba kelas kakap kerap kali lolos dari jeratan hukum. Kalaupun dijebloskan penjara, para pelaku masih sanggup melakukan banyak hal mengingat perilaku oknum sipir yang mata duitan. Ironis, penjara yang notabenya menumpas kejahatan, pada realitanya justru menjadi tempat yang paling subur akan kejahatan. Masih teringat jelas dalam benak kita saat Gayus Tambunan yang berstatus tahanan, kala itu masih bisa touring ke Bali. Belum lagi kasus Meirika Franola alias Ola, terpidana mati kasus narkotik yang diberi grasi, nyatanya masih sanggup melakukan pengedaran narkotika dari balik jeruji. Dan yang terbaru, terkuaknya sindikat narkotik di Nusakambangan. Tak bisa dipungkiri, ini terjadi akibat menjamurnya praktek suap antara tahanan dengan oknum sipir yang tidak bertanggung jawab. Menjadi wajar jika perilaku kejahatan di Indonesia tidak pernah mengenal kata surut. Ya…

Gonta-Ganti Kurikulum

Ganti pemerintah, ganti pula kebijakanya. Itulah fenomena yang kerap dilakukan pemangku kebijakan di Indonesia, tak terkecuali Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud). Mulai tahun ajaran 2013, Kemendikbud akan merubah kurikulum Sekolah Dasar(SD), Sekolah Menengah Pertama(SMP), Sekolah Menengah Atas(SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan(SMK). Perubahan ini merupakan yang kesebelas kalinya setelah pernah dilakukan pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 1999, 2004 dan 2006. Jika mengacu pada sebuah sistem demokrasi, menelurkan kebijakan baru adalah hal yang wajar. Tapi yang menjadi pertimbangan, apakah hanya sebatas menunjukan gebrakan baru atau memang atas dasar kebutuhan. Padahal selain negara harus menggelontorkan 49 miliyar, perubahan ini juga merugikan penerbit buku. Para guru yang berlatar pendidikan IPA atau IPS di tingkatan SD pun terpaksa gigit jari mengingat kedua mata pelajaran tersebut dihapuskan.

Menulis Agar Tetap Waras

Judul      : Menembus Koran; Berani Menulis Artikel Penulis   : Bramma Aji Putra Penerbit : Leutika(Yogyakarta) Cetakan :Pertama, Mei 2012 Tebal      : X + 143 Hlm
Setelah buku pertamanya yang berjudul Menembus Koran; Cara Jitu Menulis Artikel Layak Jual mendapat sambutan hangat dari penggila tulis menulis, buku ke dua Bramma Aji Putra kembali mengudara. Kali ini berjudul Menembus Koran; Berani Menulis Artikel. sekilas terlihat kembar, tapi sebenarnya beda. Jika yang pertama banyak berbisaca mengenai teknis penulisan, buku kedua ini pembaca diajak ke ranah motivasi hingga perasaan seperti cara menciptakan mood menulis.

Koruptor Masuk Desa

Korupsi merupakan salah satu budaya warisan penjajah Belanda yang keberadaanya semakin mengakar di Indonesia. Korupsi sudah tidak lagi mengenal tempat ataupun jabatan, korupsi telah menjadi rutinitas transaksional yang terjadi disegala sektor baik lingkungan swasta atau pemerintahan. Celakanya, kini koruptor tidak lagi terpusat di senayan, tapi telah menyebar secara merata di seluruh wilayah indonesia. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sejak 2004-2012 sebanyak 281 Kepala Daerah menjadi tersangka dan terpidana. Alokasi pembangunan yang minim ternyata masih diperparah dengan ongkos korupsi yang semakin menggila. Pantas saja jika pembangunan dan perkembangan di daerah berjalan begitu lambat.

HAKI dan Cyberlaw di Indonesia

Era teknologi dan komunikasi kini sudah sedemikian pesat perkembanganya. Sehingga mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia. Selain itu menyebabkan dunia tanpa batas. Tanpa disadari pada sisi lainya telah menimbulkan masalah yang memerlukan penanganan serius yakni munculnya berbagai kejahatan baru yakni yang dikenal dengan istilah cybercreish. Juga pengaruhnya terhadap eksistensi hak kekayaan intelektual seperti transaksi bisnis, dapat dikatakan bagai pedang bermata dua. Selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, juga menjadi perbuatan melawan hukum. Upaya melalui regulasi pun tidak cukup, peningkatan sarana dan prasarana bagi penegak hukum pun perlu dilakukan. Dan yang terpenting adalah membangun prilaku dan aktivitas bagi masyarakat di dunia maya.

Ayat dan Hadits Tentang Komunikasi Efektif

Bab I Pendahuluan
Dalam perspektif Islam, komunikasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia karena segala gerak langkah kita selalu disertai dengan komunikasi. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi yang islami, yaitu komunikasi berakhlak al-karimah atau beretika. Komunikasi yang berakhlak al-karimah berarti komunikasi yang bersumber kepada Al-Quran dan hadis (sunah Nabi). 
Dalam Al Qur’an dengan sangat mudah kita menemukan contoh kongkrit bagaimana Allah selalu berkomunikasi dengan hambaNya melalui wahyu. Untuk menghindari kesalahan dalam menerima pesan melalui ayat-ayat tersebut, Allah juga memberikan kebebasan kepada Rasulullah untuk meredaksi wahyu-Nya melalui matan hadits. Baik hadits itu bersifat Qouliyah (perkataan), Fi’iliyah (perbuatan), Taqrir (persetujuan) Rasul, kemudian ditambah lagi dengan lahirnya para ahli tafsir sehingga melalui tangan mereka terkumpul sekian banyak buku-buku tafsir.

Komunikator Islami

Proses penyampaian pesan atau lebih dikenal dengan istilah komunikasi merupakan kegiatan, bahkan kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan manusia. Dengan komunikasi itulah dialektika atau interaksi manusia sebagai wujud makhluk sosial bisa berjalan dengan semestinya. Dalam praktiknya, keefektifan sebuah proses komunikasi sangat bergantung dari sejauh mana upaya yang dilakukan komunikator, selain dari kondisi kumunikan dan situasi yang ada disekitarnya. Secara umum, indikasi komunikator yang baik adalah apabila pesan yang disampaikanya mampu diterima secara sempurna komunikan. Dan harapan dari tersampainya pesan adalah adanya feedback atau pengaruh bagi komunikan, baik diranah kognitif, afektif maupun konatif. Di dalam ajaran islam, kesempurnaan seorang komunikator tidak sebatas pada sukses atau tidaknya pesan tersebut disampaikan, tapi menyangkut juga perihal isi pesan tersebut. Jika sesuatu yang buruk sukses disampaikan seorang komunikator kepada komunikan, maka itu tidak bisa dikatakan …

Dai, Mad'u dan Pesan Dakwah

A.LATAR BELAKANG Agama merupakan sebuah sistem kepercayaan yang pada dasarnya adalah menentukan pijakan hidup seorang manusia pada sebuah keyakinan akan kebutuhan fitrawi manusia itu sendiri atas kepercayaan yang dianutnya. Unsur ajaran dan tata nilai menjadi sebuah bangunan kokoh yang tertanam dalam esensi ajaran dari sebuah agama. Ajaran dan tata nilai tersebut menciptakan sebuah bangunan tradisi yang menjadikan aktifitas kehidupan memiliki aturan dalam proses interaksi sosial-keagamaan. Dari sini bisa kita asumsikan bahwa manusia pada dasarnya memerlukan kepercayaan dan sebuah pedoman untuk hidup. Pemberian kepercayaan dan sebuah pedoman manusia tidak dapat secara langsung diberikan, melainkan dengan sebuah perantara yaitu dakwah. Secara terminology dakwah telah banyak didefinisikan oleh para ahli. Sayyid Qutb memberi batasan dengan ‘mengajak’ atau ‘menyeru’ kepada orang lain masuk kedalam sabil Allah Swt. Bukan untuk mengikuti dai atau sekelompok orang. Dakwah sendiri dapat didefin…

Ketika Laos Tak lagi Dikalahkan

Saya baru menyadari betapa terbatasnya kosa kata dalam Bahasa Indonesia ketika saya menulis artikel ini. Sebuah artikel yang saya tulis sesaat setelah melihat partai perdana timnas Indonesia di ajang Piala AFF tahun ini. Saya tertegun dan berfikir, tampaknya tidak ada kata atau kalimat yang bisa mewakili perasaan saya melihat hasil dari pertandingan tersebut. Sedih, kecewa, marah, semua bercampur menjadi satu tanpa bisa dituangkan dalam kalimat, entah perasaan apa yang menggandrungi batin saya tersebut. Masih teringat betul dalam benak saya ketika dua tahun lalu gol dari M. Ridwan, Irfan Bachdim ,Arif Suyono, Okto Maniani ditambah dua gol Firman Utina menghujam gawang Laos secara bergantian. Seolah menjelaskan kita betapa mudahnya melewati sebuah pertandingan melawan tim sekelas Laos. Dan hasilnya Indonesia menjungkalkan Laos enam gol tanpa balas di Jakarta, sekaligus memastikan langkah garuda ke semifinal setelah sebelumnya menghajar Malaysia 5-1.

AFF, Belajarlah dari Denmark dan Irak

Perhelatan Piala AFF yang akan berlangsung pada 24 November 2012 mendatang tinggal menghitung hari. Mustahil rasanya jika kita berharap Timnas Indonesia bisa menurunkan komposisi pemain terbaiknya melihat perkembangan yang ada hingga kini. Tampaknya sudah tidak ada lagi kalimat yang bisa menggambarkan rasa letih kita melihat panggung perseteruan para pemangku kebijakan persepakbolaan Indonesia. Perlu rasanya kita melupakan sejenak konflik PSSI untuk hal yag lebih penting, yakni mendukung sepenuh hati para pemain Indonesia yang berjuang di hajatan terbesar sepak bola Asia Tenggara tersebut.             Siapapun kita dan dimanapun kita memihak(KPSI atau PSSI), hati kecil kita sebagai rakyat Indonesia tentu berharap keikutsertaan Indonesia kali ini akan berbuah manis. Semoga penantian panjang kita selama belasan tahun akan terwujud pada piala AFF tahun ini. Sehingga bangsa ini bisa mensejajar diri dengan Thailand, Singapura, Vietnam Dan Malaysia yang telah merasakan manisnya juara. Pencap…

Selamat Datang Era Cybermedia: Sebuah Peradaban Baru

Peradaban manusia selalu bergerak menuju sesuatu yang baru. Meminjam pemikiran Karl Marx dalam Materealisme Dialektika Historis, peradaban manusia diawali dari era primitif, perbudakan, feodalisme, kapitalisme(modern) dan sosialisme. Dan massa kita hidup saat ini berada dalam fase kapitalisme yang ditandai dengan dunia modern. Dalam setiap masanya, manusia memiliki peralatan(alat produksi) tersendiri sebagai tolak ukur tingkat kemajuan zaman. Jika di era primitif manusia menggunakan batu, lalu di era perbudakan dan feodalisme sudah ada logam, di era modern ini manusia sudah menggunakan teknologi. Pemaparan diatas hanyalah sebuah analogi untuk memudahkan pemahaman kita dalam menggambarkan betapa dinamisnya peradaban manusia. Tapi yang akan menjadi pembahasan kita pada kesempatan kali ini adalah lahirnya era cyber yang kini telah merasuki seluruh penjuru dunia.

Contoh Transkrip Siaran Radio

No Petugas Materi Durasi 1 Operator Sisipan 1: memutar lagu iwan fals berjudul tanam, siram, tanam 300 detik 2 Narator Narasi “radio teman petani 100,1 AM. Soundtreck of your passion: menanam untuk indonesia. 7 detik 3 Penyiar 1 Opening” selamat siang pendengar radio teman petani// bertemu kembali dengan kami hartato ardi saputra. 8 detik 4 Penyiar 2 Dan saya Folly Akbar

Apa dan Bagaimana Film Dakwah

PENGANTAR             Islam terlahir sebagai agama samawi(langit) yang bercorak missionaris. Sebuah agama yang hadir untuk semua golongan, bukan sekedar untuk kelompok tertentu layaknya Yahudi bagi keturunan Bani Israel. Sebagai konsekuensinya, islam memperintahkan pengikutnya untuk melakukan sebuah proses penyebaran ajaran yang kita kenal dengan istilah Dakwah Islamiyah.             Secara terminologi dakwah islam telah banyak didefinisikan oleh para ahli. Pada intinya, pemahaman lebih luas dari pengertian dakwah yang telah didefinisikan oleh para ahli adalah: pertama, ajakan ke jalan Allah SWT. Kedua, dilaksanakan secara berorganisasi. Ketiga, kegiatan untuk mempengaruhi manusia agar masuk ke jalan Allah Swt. Keempat, sasaran bisa secara fadhiyah atau jama’ah. Dalam prakteknya, dakwah islam bisa dilakukan dengan berbagai cara dan tidak terpaku pada satu hal. Kita tidak selalu harus mencontoh dakwah yang pernah dilakukan Rasulullah. Hal ini didasarkan pada salah satu karakteristik ajara…

Kontribusi Pemuda Menambah Persoalan Bangsa

Beberapa hari lagi, peristiwa sumpah pemuda yang dideklarasikan pada 28 oktober 1928 akan menyentuh usia 84 tahun. Di usia yang sudah tidak muda tersebut, semangat sumpah pemuda perlahan mulai tergerus arus modernitas dengan segala keglamoranya. Poin-poin yang ditelurkan sumpah pemuda, semakin sulit untuk diterapkan dalam kehidupan. Hingga tahun 2010, jumlah populasi remaja dan pemuda di Indonesia mencapai 63,4 juta. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat di banding tahun 1970-an(34 juta). Saat ini separuh dari mereka hidup di derah perkotaan. Di tengah kepengapan ruang yang semakin sempit, mereka hidup berkelompok dan berkompetisi di tengah tekanan hidup yang semakin berat. Sejarah mencatat pemuda memiliki peran yang strategis dalam setiap perubahan sosial. Peristiwa sumpah pemuda, runtuhnya orde lama, malaria 67, hingga reformasi 98 merupakan momen-momen penting yang tidak pernah lepas dari peran pemuda. Tapi jika kita berkaca pada konteks saat ini, prestasi yang diberikan pemuda ti…

Google, Ibu Tiri Yang Banyak Tahu

Perkembangan teknologi yang begitu cepat telah menciptakan fenomena-fenomena baru yang secara kasat mata bisa dikatakan tidak rasional. Tapi apa mau dikata, itu fakta riil yang tidak bisa kita tolak. Dalam hal pengetahuan, kita semua mengakui jika google adalah “makhluk” yang terpandai. Mulai dari benda sebesar gunung, hingga makhluk terkecil seperti kuman, perusahaan internet asal Amerika Serikat tersebut siap memberikan pengetahuanya kepada manusia. Pertanyaanya, adakah manusia yang memiliki wawasan melebihi google? Dalam berbagai kesempatan, kita selalu menginginkan mbah google memberikan apapun informasi yang hendak kita butuhkan. Dan sebagai konsekuensinya, kita harus merelakan segala informasi yang kita miliki untuk orang lain, tak terkecuali hal-hal yang bersifat privasi. Bagaimana tidak? segala produk dan layanan yang akan kita gunaka selalu menuntut data pribadi kita mulai dari gmail, youtube, blogger hingga jejaring social google+.

Twoo, lebih canggih dari FB

Situs jejaring sosial tengah menjadi trend baru bagi peradaban manusia. Memanfaatkan fasilitas internet yang semakin mudah dijangkau, keberadaan situs jejaring social telah merambah ke seluruh penjuru dunia. Saat ini, ada dua situs jejaring social yang paling besar penggunanya yakni facebook dan twitter. Keduanya berada dalam skala internasional dan penggunanya telah mencapai angka ratusan juta. Ditengah dominasi FB dan twitter, nyatanya masih banyak situs lainya yang terus berusaha mengeksistensikan diri, baik itu di wilayah internasional maupun local. Di Indonesia sendiri, tidak kurang dari 20 situs jejaring social bersaing dalam merekrut pengguna. Dan salah satu jejaring social yang mulai naik daun di Indonesia adalah twoo, yang mengudara dengan alamat www.twoo.com.

Pemuda KPI, Tak Sesuram PKI

Tidak sedikit mahasiswa yang merasa malu, menyesal, minder, galau, bahkan cenderung terpaksa ketika takdir Tuhan membawanya masuk ke Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam(KPI) Fakultas Dakwah. Dalam kaca mata mereka, jurusan-jurusan umum seperti Kimia, Fisika, Akuntansi, Sosiologi atau Ilmu Komunikasi terlihat lebih modern dan lebih menjanjikan keberlangsungan hidupnya di masa mendatang. Embel-embel jurusan Islam dianggap sebagai momok menakutkan layaknya PKI di era 60an. Era Globalisasi yang menjadikan dunia barat sebagai kiblat memang telah menciptakan stereotip dikalangan pemuda untuk menyukai hal-hal yang bersifat kebarat-baratan(westernisasi). Identitas yang telah melekat dalam pribadi mereka seperti agama dan budaya dianggap sebagai sesuatu yang ndeso, katrok, kampungan dan istilah lain sejenisnya.Celakanya, pemikiran tersebut juga berlaku dalam memilih jurusan. Tapi paradigma tersebut tidak berlaku bagi Juang Faaid Abdillah, salah seorang pemuda kelahiran Cianjur 10 Oktober 1988 ya…

Analisis perbandingan website Universitas & Site MAP UIN

Bergulirnya era dunia maya(internet), memunculkan identitas-identitas baru bagi setiap pelakunya baik itu yang bersifat pribadi, kelompok terlebih institusi resmi semisal universitas. Salah satu bentuk atau cara sebuah universitas mengeksistensikan dirinya di dunia maya adalah dengan menciptakan sebuah website. Wadah atau situs dimana dunia luar bisa melihat apa yang ada dalam sebuah universitas. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai salah satu universitas besar di bawah naungan kemenag(kementerian agama) tidak luput dari fenomena tersebut. Website yang beralamatkan http://www.uin-suka.ac.id/ tersebut memiliki peran sebagai sarana UIN Suka mempromosikan dirinya di dunia maya. Lalu bagaimanakah kualitas website UIN Suka jika dibadingkan dengan website universitas lain di Indonesia maupun di dunia?

Penyebab dan Solusi Atas Perilaku vandaliesme

Maraknya perilaku vandalisme yang merusak pemandangan Kota Jogja merupakan fakta yang tidak selaras dengan icon Kota Jogja sebagai kota pelajar dan kota yang kaya akan seni. Secara singkat vandalisme diartikan sebagai tindakan “merusak” fasilitas umum, sebuah perilaku yang tidak seharusnya dimiliki siapapun yang berlabel pelajar atau seniman, tak terkecuali Kota Jogja. Jika aksi vandalisme tidak segera ditinjaklanjuti secara serius, hal tersebut akan mencederai citra Kota Jogja dimata masyarakat Indonesia. Selain itu, perilaku vandalisme juga bisa menguras anggaran Pemkot Jogja secara sia-sia. Menjamurnya perilaku vandalisme di Indonesia sendiri merupakan dampak dari tidak adanya aturan atau hukum yang jelas dalam menindak para pelaku. Logikanya, ada aturan saja banyak pelanggaran apalagi tidak ada aturan?. Ditengah tingkat kesadaran masyarakat yang rendah, hukum merupakan pilar utama yang bisa mengendalikan perilaku negatif masyarakat. Mungkin ada baiknya jika pemerintah(baca:DPR) mem…

Facebook, Lahir Dari Sebuah "Keisengan"

Siapa sih yang tidak mengenal kata Facebook di era sekarang? Ya, kini Facebook telah berubah menjadi situs paling popular dimana jumlah pengguna Facebook telah menyentuh angka ratusan juta orang. Bahkan sebagian orang telah menganggap Facebook sebagai salah satu kebutuhan primer yang tidak bisa di lupakan. Siapa sangka, situs sebesar itu tercipta bukan karena perencanaan yang matang, melainkan hanya sebuah “kebetulan”.
Dalam film “The Social Network” diceritakan bagaimana awal mula terciptanya Facebook. Dialah Mark Zuckerberg(Jesse Eisenberg), salah seorang mahasiswa Hardvard University yang sukses mencatatkan namanya sebagai miliyader muda berkat Facebook yang diciptakanya. Dalam film itu, Mark di gambarkan sebagai pria yang kaku, aneh dan maniak sex. Hingga pada akhirnya dia diputuskan oleh pacarnya yang bernama Erica (Rooney Mara) karena sifat buruknya tersebut.

Akibat Pragmatisme Parpol

“Kemenangan Rakyat”, itulah kata yang pantas untuk menggambarkan keunggulan pasangan Jokowi-Ahok dalam perebutan kursi gubernur DKI. Pasangan inkumben Foke-Nara yang di dukung Koalisi besar(Partai Demokrat, PAN, PKB, PMB, PKS, Hanura, PPP, Golkar dll) yang diprediksi akan menang mudah ternyata di buat “KO” dalam 2 kali putaran. Dan yang harus digaris bawahi, kemenangan jokowi bukan karena partai penyokongnya(PDIP dan Gerindra), tapi figur jokowi sebagai pemimpin ideal lah yang membuatnya menjadi tokoh pujaan masyarakat. Partai politik(parpol) yang sebelumnya di anggap sebagai kendaraan paling menjanjikan untuk merebut kursi kekuasaan, kini terlihat bak mobil tanpa roda yang mulai ditinggalkan penumpangnya. Seperti kita ketahui, 14 tahun sudah bangsa indonesia melakukan pemilihan langsung(tanpa hegemoni orba). Selama itu juga puluhan partai politik berkecimpung berebut suara rakyat. Tapi selama 14 tahun berlalu, yang masyarakat rasakan hanyalah penghianatan atas janji parpol saat kampa…

Mengenal lebih dekat IT, ICT dan ICCT

Information
Information atau dalam bahasa indonesia di kenal dengan kata informasi bisa diartikan sebagai kabar atau pesan yang di berikan oleh pemberi informasi yang bertujuan untuk berbagi data yang telah di proses sebelumnya. Sementara itu salah satu ilmuwan barat yakni GORDON B. DAVIS mendefinisikan infomasi sebagai data yang telah di proses ayau di olah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya, atau di pahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya. Dalam era globalisasi dan kapitalisasi ini, informasi memiliki peran yang vital bagi masyarakat. Tertinggal informasi berarti tertinggal segala-galanya. Dengan dukunga alat komunikasi yang semakin canggih, kini kecepatan penyebaran informasi bisa tergapai dalam hitungan detik saja.

·Communication Communication atau dalam bahasa indonesia di kenal dengan istilah komunikasi diartikan sebagai sebuah proses penyampain pesan yang di lakukan komunikator(pembawa pesan) terhadap…

Nilai Itu di Hati

Adanya kebijakan pemerintah yang membuka kran besar pendaftaran Perguruan Tinggi Negeri(PTN) melalui jalur undangan menyisakan pro kontra di kalangan civitas akademisi. Dengan kebijakan ini, maka nilai raport dan ujian nasonal(UN) memiliki peran penting dalam upaya siswa menembus PTN. Tentu yang menjadi kekhawatiran kita kelak adalah maraknya manipulasi nilai raport secara jor-joran, hingga kecurangan dalam UN yang semakin parah. Dan yang menjadi pertanyaan adalah apakah “pemaksaan sistem” dalam kasus UN belum cukup untuk membebani sekolah? Dalam salah satu adegan pada film Laskar Pelangi, ada satu perkataan kepala sekolah SD Muhammadiyah Belitong yang perlu kita renungkan bersama yakni ”nilai itu di hati, bukan di angka”. Jika dipahami secara luas, perkataan itu mengingatkan kita jika kemampuan siswa tidak bisa di lihat dari segi angka belaka. Apalagi tidak adanya standar penilaian yang jelas dalam pendidikan kita, yang tampak dalam deretan angka di raport hanyalah intervensi dan subj…

Kebijakan yang Keliru

Turunya Surat Edaran Nomor 645/57/SE/2012yang dikeluarkan Walikota Jogja mengenai ditiadakanya hari Car Free Day merupakan sebuah kemunduran bagi Kota Jogja. Diantara lima poin tersebut, yang paling disesalkan adalah adanya poin pertama yang menyebutkan bahwa sego segawe pada hari jumat ditiadakan. Selain sebagai alat transportasi pengurai kemacetan dan non-polusi, sepeda merupakan salah satu icon dari Kota Jogja. Jadi, jika program sego segawe ditiadakan, maka itu adalah bentuk kebijakan yang membunuh nilai budaya. Mimpi kita untuk melihat jalanan kota jogja yang nyaman, bersih dan penuh dengan kearifan lokal, tampaknya akan menjadi khayalan yang tidak pernah menjadi nyata.

Mengukur Kelayakan Timnas

Pegelaran pesta sepak bola Se-Asia Tenggara yang di kenal dengan sebutan piala AFF tinggal menghitung minggu. Turnamen yang akan berlangsung di Malaysia-Thailand pada akhir November 2012 tersebut menempatkan 8 timnas terbaik dari berbagai negara di kawasan ASEAN. Disaat negara tetangga terfokuskan untuk mempersiapkan kekuatan terbaik mereka, hal yang berbeda terjadi di tanah air. Konsentrasi pembentukan timnas harus berbagi dengan konsentrasi penyelesaian konflik PSSI. Sebagian kekuatan bangsa habis hanya untuk menyaksikan kisruh dualisme yang belum juga menemukan titik temu. Penandatangan MOU perdamaian yang dilakukan beberapa waktu lalu bagaikan minuman yang melepaskan dahaga sesaat, sebelum kembali meracuni seluruh tubuh kita.

Mendorong Dialog Papua dengan Pena

Judul Buku: Angkat Pena Demi Dialog Papua Penulis: Neles Kebadabi Tebay Penerbit : Institut DIAN/Infidei Yogyakarta Tebal : xlix + 273 Halaman Cetakan: Pertama, 2012 Harga: Rp. 65. 000
Ketika Indonesia merdeka pada tahun 1945, Papua atau dulu dikenal dengan sebutan Irian Jaya belum tercatat sebagai wilayah kekuasaan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI). Berdasarkan catatan sejarah, detik-detik masuknya Papua ke NKRI di mulai pada 1 oktober 1962. Ketika itu pemerintah Belanda di Irian Barat menyerahkan wilayah ini kepada Perserikatan bangsa-bangsa(PBB) melalui United Nations Temporary Executive Authority(UNTEA) hingga 1 mei 1963 bendera Belanda pun diganti bendera merah putih dan bendera PBB. Selajutnya, PBB merancang kesepakatan yang dikenal dengan”New York Agreement” untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Irian Barat melakukan jejak pendapat melalui pepera pada 1969 yang diwakili 175 orang utusan dari delapan kabupaten saat itu. Hasil pepera menunjukan rakyat Irian Barat setuju b…

Saatnya Polisi Menata Diri

“Tidak habis pikir”. Itulah kata yang cocok untuk menggambarkan perilaku aparat di indonesia saat ini. Seorang pemuda yang berniat membangunkan warga untuk menunaikan ibadah shaur harus menghembuskan nafas terakhirnya oleh dua butir peluru yang ditembakan oknum polisi mabuk di saat malam bulan ramadhan. Tentunya tindakan kriminal yang dilakukan anggota polisi unit Reskrim Polsek Karangsembung tersebut semakin menambah daftar hitam perilaku negatif aparat kita. Mungkin peristiwa tersebut hadir sebagai pelengkap atas perilaku atasan mereka yang terjerat kasus korupsi simulator kendaraan yang menyeret jendral-jendral besar baru-baru ini. Jika kita mengacu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia. Dikatakan bahwa fungsi kepolisian adalah sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Sebuah tujuan mulia yang sepatutnya ditunaikan.

Mengurai Industri Sepak Bola Indonesia

Perjalanan panjang klub-klub Indonesia mengikuti kompetisi, baik di Liga Super Indonesia(LSI) atau pun Liga Primer Indonesia(LPI) telah sampai pada ujungnya. Hasilnya Sriwijaya merajai di LSI dan Semen Padang menjadi juara di LPI. Tapi berakhirnya liga bukan berarti selesai segalanya, beberapa noda masih menggelayuti beberapa klub yakni permasalahan gaji. Hingga saat ini, beberapa klub masih memiliki tunggakan gaji dengan pemainya, bahkan beberapa pemain mengancam akan mengadu ke FIFA. Disaat beberapa klub Indonesia berada di ujung tanduk, kabar sebaliknya terjadi di Major League Soccer(MLS). Dimana salah satu klub MLS yakni DC United mendapat guyuran dana segar dari pengusaha Indonesia, Erick Thohir yang menanam saham di klub tersebut. Alhasil semakin panjang daftar pengusaha yang menanam saham di klub asing setelah sebelumnya keluarga Bakrie yang memiliki saham di CS Vise klub Belgia dan Brisbane Roar klub Australia. Tentu yang menjadi pertanyaan, mengapa Erick Thohir lebih memilih m…

Kuliah Itu Memanusiakan Manusia

Jika di ibaratkan, perasaan yang kita rasakan saat lulus SMA bagaikan dua sisi mata uang, disatu sisi kita bahagia bisa lulus tapi disisi lain kita akan merasakan “kegalauan” yang tinggi. Bagaimana tidak, lulus SMA adalah gerbang menuju kehidupan yang sebenarnya, dimana setiap tindakan yang kita lakukan akan menentukan nasib kita kedepan. Sebagian orang terpaksa memilih bekerja akibat kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan. Dan mayoritas mereka mendambakan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi dengan harapan bisa memperoleh kehidupan yang “lebih baik”. Bekerja ditempat yang layak dengan penghasilan yang cukup adalah dambaan setiap manusia. Pandangan itulah yang selama ini dimanfaatkan perguruan tinggi dalam mempromosikan lembaganya kepada calon mahasiswa. Ditambah lagi dengan bursa lowongan kerja yang mayoritas mensyaratkan lulusan S1, semakin menciptakan stereotip di masyarakat bahwa “jika ingin sukses maka kuliahlah”. Memiliki semangat untuk bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya…

Hadits-hadits Dakwah

  Kewajiban Dakwah
1)مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرٍ فَاعِلِهِ (رواه مسلم)
“Barang siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakannya”
2)مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ.( وراه صحيح مسلم) Rasulullah pernah bersabda: “Barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemah iman

HUKUM BERDAKWAH

1)اَنْفِذْ عَلَى رَسُلِكَ حَتَّى تَنْزِلَ بِسَاحَتِهِمْ ثُمَّ اُدْعُهُمْ إِلَى الإِسْلاَمِ وَأَخْبِرْهُمْ بـِمَا يَجِبُ عَلَيْهِمْ مِنْ حَقِّ اللهِ فِيْهِ فَوَاللهِ لِأَنْ يَهْدِيَ اللهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِداً خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُوْنَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ ) (رواه البخارى)
“Ajaklah mereka memeluk Islam dan beritahu mereka apa-apa yang diwaji…

Minimnya Pendidikan Politik di Desa

(Asumsi dari maraknya praktik Money Politic dan Krusialisasi Jasa Dukun dalam sebuah Pemilihan Kepala Desa) Bagi sebagian orang, memiliki kekuasaan merupakan hal yang selalu di dambakan. Alhasil, mulai dari Pemilihan Presiden(Pilpres) hingga Pemililihan Kepala Desa(Pilkades), konfrontasi memperebutkan kekuasaan merupakan dinamika yang tidak bisa dielakan lagi. Tidak jarang, perilaku kotor seolah menjadi instrumen yang selalu mengiringi jalanya sebuah pemilu. Jika kita menyadari secara penuh, memiliki tahta atau jabatan merupakan sebuah kondisi yang berat bagi kita manusia, karena kepercayaan bukanlah hal yang murah. Tapi ibarat dua sisi mata uang, dengan jabatan pula kita akan mampu melakukan banyak hal yang sangat mempengaruhi kehidupan orang banyak. Disinilah polemik(dibaca:perang batin) seorang pemegang kekuasaan berkecambuk, pilihanya adalah menjadikan kekuasaan sebagai ladang pengabdian kepada masyarakat atau menjadikan kekuasaan sebagai alat pemuas pribadi.

Kuliah? Pilih Kampus Seimbang

Lulus SMA adalah hal yang menyenangkan, tapi masalah tidak selesai hanya karena kita mampu melewati Ujian Nasional. Bahkan harus kita akui, lulus SMA adalah gerbang awal menuju kehidupan yang sebenarnya, dimana setiap langkah akan sangat menentukan arah dari masa depan kita kelak. Sebagian orang terpaksa memilih bekerja akibat kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan. Dan mayoritas mereka mendambakan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi dengan harapan bisa memperoleh kehidupan yang “lebih baik”. Tapi pertanyaanya, perguruan tinggi apa yang patut kita pilih. Tak bisa dipungkiri, salah satu alasan kita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah demi mencapai kesuksesan. Ari Ginanjar dalam konsep ESQ mengungkapkan bahwa kecerdasan intelektual(IQ) hanya mempengaruhi 20% kesuksesan seseorang, sedangkan 80% kesuksesan sangat dipengaruhi oleh kecerdasan emosional(EQ) dan kecerdasan spiritual(SQ) yang dimiliki. Itu artinya dalam mencari sebuah perguruan tinggi jangan hanya memilih kampus…

Sabdatama, Langkah Tepat Sultan

Dalam etikanya, sabdatama tidak bisa serta merta diucapkan raja mataram. Ketika Sri Sultan HB X mengucapkanya beberapa hari lalu, itu artinya ada sesuatu yang dirasa penting untuk segera diselesaikan. Dalam catatan sejarah, sabdatama yang diucapkan Sri Sultan HB X kemarin merupakan sabdatama kedua setelah sebelumnya pernah dilakukan oleh Sri Sultan HB IX. Secara essensi, sabdatama keduanya memiliki maksud dan tujuan yang sama yakni menjelaskan posisi bumi mataram. Sabdatama yang dilakukan sultan dirasa datang di waktu yang tepat. Peristiwa syakral itu dilakukan sultan HB IX sebagai bentuk sikap tegas keraton menanggapi berlarut-larutnya pembahasan RUUK. Jika kita menengok dari isi sabdatama tersebut, tampak jelas bahwa keistimewaan dan penetapan bagi DIY merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Posisi Kraton Ngayogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman sebagai dwitunggal yang merdeka dan memiliki tatanan sendiri menjadi alasan paling rasional. Meskipun demikian, dengan kebijaksanaanya s…

Cita-cita yang Belum Tergapai

(Sebuah Rekleksi 14 tahun Reformasi) Tanpa terasa, tanggal 21 Mei 2012 mendatang usia reformasi indonesia yang meletus pada tahun 1998 lalu genap menginjak umur 14 tahun. Di umur yang tidak muda tersebut, cita-cita reformasi yang digagas mahasiswa dan aktivis sosial kala itu belum juga tercapai, bahkan dalam beberapa sektor kondisi kian memburuk. Masa transisi pencarian jati diri yang berkepanjangan membuat banyak masyarakat bingung dan bangsa ini kehilangan orientasi. Permasalahan bangsa yang semakin rumit membuat bangsa ini bingung harus berbuat apa? dan melangkah kemana?. Dari sekian banyak masalah yang timbul pasca reformasi, ada 4(empat) permasalahan yang dirasa urgent karena telah membuat bangsa ini galau berkepanjangan. Bahkan membuat sebagian masyarakat merindukan era soeharto yang pada 14 tahun silam dirobohkan paksa.  Permasalahan yang pertama adalah korupsi. Tindakan kriminal warisan penjajah Belanda tersebut memang sudah ada sejak era soeharto, namun yang membedakan dengan sa…

Lu bu ad-dakwah islamiyah

Bab I Pendahuluan
Lu bu ad dakwah, atau dalam bahasa indonesia diartikan sebagai materi dakwah adalah salah satu unsur penting dalam sebuah aktivitas dakwah selain subjek, objek, tujuan, metode dan media. Bahkan dalam situasi tertentu, keberhasilan dakwah sangat bergantung dari materi yang disampaikan dai. Dakwah dalam arti luas tidak cukup jika hanya diartikan sebagai sebuah seruan ataupun ajakan. Karena dalam berdakwah ada banyak hal yang perlu disampaikan seorang dai kepada mad’u. Hal itulah yang dinamakan materi dakwah. Atau secara detailnya, materi dakwah adalah pesan-pesan atau segala sesuatu yang harus disampaikan oleh subjek kepada objek dakwah. Secara prinsip, pada hakikatnya materi dakwah Islam sangat tergantung pada tujuan dakwah yang akan dicapai. Namun jika kita klasifikasikan, maka sumber materi dakwah Islam adalah Al-Quran dan As-sunnah. Al-Quran sebagai sumber utamanya, sedangkan hadis sebagai sumber kedua yang mana berfungsi sebagai penguat dan penjelas ayat Al-Quran yang…