Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2013

Gerakan Mahasiswa Perlu Inovasi

BBM telah resmi naik, dan aksi penolakan kenaikan harga BBM telah berakhir. Dimana bentrokan antara mahasiswa dengan masyarakat di beberapa tempat menjadi “buah tangan” dari aksi tersebut. Hal itu merupakan fenomena baru dalam demokrasi di Indonesia. Dimana masyarakat mulai berani mengkonfrontasi langsung aksi mahasiswa yang sebenarnya membela kepentingan masyarakat itu sendiri. Keresahan masyarakat terhadap aksi mahasiswa dilandasi pada citra demonstrasi yang buruk. Yang mana kerap berujung pada anarkisme, bahkan tidak sedikit diantaranya yang justru merugikan kepentingan publik. Akibatnya, cita-cita mulia yang diusung mahasiswa “kalah populer” dibanding dampak kericuhan yang kerap terjadi. Selain itu, cara pandang masyarakat sekarang sudah sangat empiris, artinya apa yang terlihat menjadi realitas yang diyakini masyarakat.

Sepotong Tempe dan Sekepal Daging

Sunyinya malam mengantarkan saya untuk mengingat masa kecil. Waktu itu saya pernah menemani seorang kawan yang tengah lahap menyantap makan siangnya sambil ngobrol ngalor-ngidul ga karuan. Tiba-tiba dia mengeluh; aduh. Sontak saya menanyainya; kenapa kamu?. Tanya saya. Tanpa sempat menjawab, dia memasukan tangan ke mulut. Seperti mencari sesuatu di sela-sela makanan yang tengah dikunyahnya. Tiba-tiba dia berucap; ih, batu segede gini ada di nasi!. Saya hanya melongo sambil berucap; ooh! Di tempat dan waktu yang tidak jauh berbeda, saya pernah menyaksikan sebuah truk pasir terlilit kubangan tanah yang becek karena hujan. Berapa lelaki dewasa berusaha menolong. Salah seorang tetangga lantas mendapati sebiji batuan untuk mengganjal roda truk, agar truk terlepas dari kubangan dan kembali berjalan. Tapi tetangga saya yang lain mengatakan; Itu batunya kekecilan, cari yang gede. Saya pun cuma melongo. Mengapa saya tidak protes sewaktu kawan saya mengatakan batu yang nyasar di mulutnya itu bes…

Menaklukan Logika Pengusaha Gila Bola

Erick Thohir adalah salah satu pengusaha sukses Indonesia yang menjadi perbincangan hangat media-media di Italia beberapa pekan terakhir. Upaya pemilik klub DC United untuk membeli 80 persen saham klub Internazionale Milano jelas bukan berita kecil. Inter merupakan salah satu klub raksasa di Italia. Terlebih, upaya Erick tersebut akan merubah sejarah Inter karena Massimo Moratti dan ayahnya merupakan penguasa klub berjuluk Nerazzurri itudalam beberapa dasawarsa terakhir. Uang tunai 260 juta euro atau setara 3,1 triliyun rupiah siap digelontorkan pengusaha gila bola itu, demi menguasai mayoritas saham klub yang telah meraih tiga gelar Liga Champion tersebut. Bahkan dalam proposalnya, Erick menawarkan 1,3 triliyun rupiah untuk belanja pemain di awal musim.