Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2017

Kisah KPCDI, Advokasi Pasien Gagal Ginjal dari Diskriminasi Pelayanan Rumah Sakit

Protes seorang diri bak berhadapan dengan tembok, para penderita gagal ginjal pun memilih berserikat. Baru dua tahun, sudah ribuan pasien yang bergabung dan berhasil mengubah sejumlah kebijakan. 

FOLLY AKBAR, Jakarta 
---
LIMA tahun sudah Thomas Ndun menjalani cuci darah ketika sadar ada pelanggaran prosedur yang dilakukan rumah sakit. Tabung dialyzer yang digunakan untuk cuci darahnya digunakan berulang-ulang sampai 30 kali "Padahal, batas maksimal penggunaannya hanyalah delapan kali," ujar Thomas saat berbincang dengan Jawa Pos akhir Juli lalu.

Awalnya, dia merasa semua berjalan baik-baik saja. Seperti biasa, pria 38 tahun itu rutin cuci darah tiga kali dalam seminggu di sebuah rumah sakit di kawasan Jakarta Utara. Maklum, sejak 2011, dia divonis gagal ginjal.

Setelah mendapat pendidikan soal cuci darah pada 2016, Thomas terperangah. Ternyata, aktivitas yang sudah dijalaninya selama lima tahun itu tak berjalan sesuai dengan prosedur.

Dia menyadari adanya penyimpangan terse…