Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

Ulus Pirmawan, Lulusan SD yang Terpilih sebagai Petani Teladan Asia-Pasifik

Revolusi pertanian ala Ulus Pirmawan diawali dengan menyeimbangkan kebutuhan pasar dengan jumlah produksi untuk tiap komoditas. Tiap pekan ada saja kelompok petani dari dalam dan luar negeri yang datang untuk belajar.
FOLLY AKBAR, Bandung Barat  
SENJA sudah menjelang. Tapi, aktivitas di tempat pengepakan hasil pertanian itu justru tengah sibuk-sibuknya. Tiga orang yang bertugas harus berkejaran dengan waktu. “Besok pagi sudah harus siap dikirim ke kota,” kata Ulus Pirmawan di tengah-tengah kesibukan tersebut.
Jawa Pos harus menunggu sekitar sejam sebelum bisa bertemu sosok yang jadi motor kelompok tani di Kampung Gandok, Desa Sunten Jaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, tersebut. Maklum, tamunya pada Sabtu akhir Oktober lalu (28/10) itu mengalir. “Sejak dapat penghargaan, banyak tamu yang ke sini,” ujarnya dengan senyum merekah.
Ulus memang bulan lalu dinobatkan sebagai petani teladan se-Asia-Pasifik oleh Food and Agriculture Organization (FAO) of The United Nations (UN) atau Organisas…

Mengunjungi Ujung Berung, Tiga Dekade Konsisten Memasok Band-band Beraliran Metal

Sikap berani lapar dengan tidak menghamba pada industri menjadi kunci band-band beraliran metal di Ujung Berung menjaga konsistensi. Hal itu juga memupuk fanatisme penggemar yang menjadi fondasi militansi.


Folly Akbar, Bandung *)
SAAT tiba di Ujung Berung Jumat (3/11), kesan "kawasan metal" yang dibayangkan tidak muncul. Meski melahirkan ratusan band metal yang tak lekang waktu, simbol metal seperti sosok berpenampilan garang yang berkeliaran, atau gambar-gambar "iblis" khas metal yang mestinya memenuhi ruang publik, justru sulit ditemui.
Kalaupun ada kesan menonjolnya sebuah identitas, yang terpotret adalah kawasan pecinta Persib. Persis dengan kawasan lainnya di seantero Bandung. Kebetulan, hari itu Ujung Berung menjadi “tuan rumah” nonton bareng laga klasik Persija VS Persib.
Layaknya sebuah daerah perkotaan, masyarakat di situ sibuk dengan rutinitasnya. Pedagang, pegawai pemerintahan, karyawan swasta, hingga penyedia jasa transportasi seperti ojek dan supir pun tam…