Skip to main content

Posts

Showing posts from 2019

Ragam Upaya Laura Lesmana Wijaya Perjuangkan Kesetaraan Kalangan Tuli

Bersama sejumlah kawan sesama tuli, Laura Lesmana Wijaya telah melatih setidaknya 1.500 juru bahasa isyarat. Semua dilakukan demi menghapus stigma ”orang tuli biar di rumah saja”
FOLLY AKBAR, Jakarta --- BUAH kerja keras selama empat tahun itu mulai dipetik R.N. Jasmina. Dia kini bisa berinteraksi langsung dengan kawan, saudara, atau kenalan yang tuli.
”Senang sekali. Karena kebetulan saya ini suka kepo, hehehe,” kata mahasiswi Sastra Jawa Universitas Indonesia itu.
Penguasaan bahasa isyarat tersebut dipelajari Mine –sapaan akrab R.N. Jasmina– di Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo). Di matanya, iklim belajar di sana yang mengharuskan siswa terjun ke lapangan sangat membantu.
”Jadi berasa kurangnya apa, harus diperbaiki apanya, tahu juga situasi yang dihadapi,” imbuhnya.
Laura Lesmana Wijaya berada di balik penciptaan iklim tersebut. Perempuan 28 tahun itulah yang selama beberapa tahun terakhir menakhodai Pusbisindo.
Laura pula yang dalam tiga tahun terakhir bersama sejumlah kerabat ses…