Skip to main content

Posts

Showing posts from 2020

Liku-Liku Borneo Tattoo Mendokumentasikan Budaya Tato Dayak Kalimantan

Delapan bulan mengelilingi Kalimantan, Borneo Tattoo meneliti dan mengarsipkan budaya tato suku Dayak dan sub-Dayak. Naik motor, kenyang kesasar meski sudah bermodal GPS.
FOLLY AKBAR, Jakarta, Jawa Pos---MELEWATI jalanan setapak. Menyusuri hutan tropis. Menyeberangi sungai-sungai. Dan, menemui masyarakat adat di pedalaman Kalimantan.Delapan bulan lamanya Bonfilio Yosafat melakukan itu semua. Demi mengarsipkan tradisi bertato masyarakat Dayak Kalimantan yang mulai digarap empat tahun lalu.Tapi, pandemi Covid-19 yang menutup banyak akses telah mengganjal kerja pendokumentasian itu. Bonbon pun memilih balik dulu ke Jawa sejak awal Agustus.Selama delapan bulan itu Bonbon dan dua rekannya, Atma Parindra dan Doni Prayogo, sudah menyelesaikan sebagian besar target ekspedisi Borneo Tattoo. Mendatangi 22 suku Dayak dan berbagai subkulturnya di lebih dari 60 desa yang tersebar di lima provinsi di Kalimantan.Dia tinggal butuh mendatangi empat suku Dayak lain setelah pandemi. ’’Masih kurang sekita…

Sulitnya Penderita Talasemia Berburu Darah di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat jumlah pendonor darah turun drastis. Padahal, ada orang-orang yang membutuhkan darah secara reguler supaya bisa tetap bertahanFOLLY AKBAR, Jakarta, Jawa Pos---PERTENGAHAN Mei lalu, Annisa Octiandari Pertiwi mengalami salah satu fase tersulit dalam hidupnya. Dia harus pontang-panting mencari darah golongan AB resus positif. Tak mendapatkan, nyawanya menjadi taruhan.Di bank darah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, tempat langganannya, stok kosong. Sementara di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kramat yang jadi rujukan RS, jumlahnya terbatas. Nisa, sapaannya, membutuhkan 800 hingga 1.000 cc. ”Itu sekitar tiga sampai empat kantong darah,” ujar perempuan berusia 26 tahun tersebut Kamis malam (18/6).Bingung mencari, Nisa lalu menghubungi sejumlah kawan lamanya. Kawan-kawan yang dia ingat memiliki golongan darah sama. Untung, Nisa mendapati Muhammad Faisal, kawan kuliahnya, dan Rodzotus Solekha, teman kantornya, yang hari itu bersedia menjadi pendonor u…

Saat Anakku Berusia Satu Tahun

Hari ini 3 Juni 2020, Giyanta Sena genap berusia satu tahun. Itu artinya, sudah 12 purnama, serta 365 kali pergantian malam dan siang dia lewati. Lengkap dengan berbagai sukanya. Juga dukanya.
Diusia satu tahun, dia telah banyak berubah. Dia yang dulu berbobot 2,8 kilogram, kini nyaris 10 kilogram. Hanya kurang sedikit.
Posturnya pun tumbuh pesat. Hampir dua kali lipat. Dari 47 centimeter menjadi 80 centimeter. Sekarang, dia bukan lagi bayi. Dia sudah tumbuh menjadi balita.
Untuk orang dewasa, rentang waktu satu tahun mungkin relatif tidak lama. Tidak banyak yang berubah. Apalagi sangat drastis. Paling rambutnya yang tumbuh. Botak jadi gondrong. Atau kukunya. Pendek jadi panjang
Namun untuk seusianya, satu tahun adalah masa yang panjang. Masa tumbuh amat pesat. Dari yang hanya bisa berbaring, naik level jadi tengkurep, duduk, merangkang, berdiri. Bahkan, dia mulai bisa berjalan sedikit-sedikit.
Giginya pun bertambah. Dari nol menjadi sepuluh. Sekarang, dia sudah makan makanan yang sama den…

Gara-gara Corona, Saya Berkenalan Dengan Saham

Tiga pekan terakhir, saya tengah asik menggeluti dunia baru. Sebuah aktivitas yang justru ditemukan di sela-sela 'kebingungan' mengisi waktu di tengah pandemi. Maklum, banyak waktu di kasur. Lalu dunia barunya apa? Dunia investasi! 
Sebetulnya, saya sudah mengenal kata "investasi" sejak lama. Namun selama ini terbatas pada investasi-investasi konvensional saja. Misalnya emas, properti atau mentok-mentok deposito.
Sementara dunia baru yang saya maksud di sini adalah investasi saham. Sesuatu yang sebetulnya sering juga didengar. Sangat akrab di lingkungan saya kerja, -lingkungan wartawan. Namun tidak pernah mencobanya.
Tapi belakangan, berawal dari iseng otak-atik fasilitas Buka Reksa, -platform reksadana milik Bukalapak, saya malah keasikan. Melihat grafik uang naik, atau kesal saat harga saham turun memberi sensasi sendiri. 
Rasa penasaran makin naik. Perlahan, keasikan itu juga sudah membawa saya berselancar ke berbagai platform investasi lainnya. Mulai dari Bibit, Bare…

Pengalaman Pribadi ; Cara Ganti Kurir Mendadak pada Shopee

Belanja online kini sudah menjadi gaya hidup baru. Selain menawarkan produk yang sangat banyak dan bervariasi, ada banyak keuntungan yang bisa didapat. Gratis ongkir, diskon hingga cashback.Namun bukan tanpa kendala. Sesekali, ada saja masalahnya. Misal, kurir yang dipilih ternyata tidak sesuai dan perlu pindah. Dan kali ini saya mau berbagi tips atau cara mengubah kurir di aplikasi Shopee bagi seller atau penjual.Tips ini saya dapatkan langsung dari pengalaman saya melakukan hal tersebut pada 8 Mei 2020 lalu. Uniknya, peristiwa cukup merepotkan itu justru terjadi di momen pertama saya menangani pembeli. Bingungnya jadi double.Sebelumnya, saya mau cerita kronologisnya. Ini penting untuk memahami kenapa kita diperkenankan mengubah kurir. Sebab, pindah kurir ga bisa sembarangan. Harus ada sebab yang bisa dimaklumi.Jadi gini. Pada tanggal 7 Mei 2020 orderan masuk ke toko Shopee saya. Kebetulan saya menjual kamera pocket second milik saya. Merk Nikon s2800 coolpix. Pembeli datang dari Sur…

Pengalaman Mengikuti Rapid Test Massal COVID-19; Lima Detik Deg-degan

Hari ini, saya mengikuti Rapid Test COVID-19 di Klinik KMF. Sebuah klinik dadakan yang dibangun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menggelar Rapid Test massal.
Sebelum saya ceritakan bagaimana prosesnya, saya mau jelaskan apa itu Rapid Test biar tidak salah memahami. Rapid test ini salah satu metode untuk ‘mendeteksi dini’ keberadaan virus COVID di tubuh manusia.
Kenapa saya sebut deteksi dini? Sebab, cara ini tidak menghasilkan vonis final apakah kita positif COVID atau tidak. Rapid test ini hanya mengecek keberadaan imunoglobulin. Ibaratnya, alat ini akan melihat apakah ada imun yang sedang ‘bertarung’ melawan virus di tubuh kita.
Jika hasilnya ada, maka harus dilanjutkan dengan tes PCR. Tes PCR ini untuk memastikan apakah virus tersebut COVID. Sebab bisa saja, virus yang sedang dihadapi imun berasal dari virus lain. Itulah sebabnya, akurasi dari alat ini sebagai deteksi COVID tidak 100 persen benar.
Oke, lalu bagaimana prosesnya? Jadi saya mendaftar Rapid Test massa…

Novian Chaniago, Pengamen yang Dipertemukan dengan Band Scorpions

Dari Blok M lewat Gorky Park sampai ke Jogjakarta. Itulah ”rute” Novian Chaniago untuk bertemu band idolanya tersebut. Dia sudah menyiapkan dua pertanyaan.
FOLLY AKBAR, Jakarta, Jawa Pos ---
Wind of Change DIA tidak sedang menyanyi di dinginnya Gorky Park, Moskow, di Rusia sana. Tidak pula bermaksud menyuarakan situasi politik di Eropa Timur.
Take me to the magic of the moment On a glory night Where the children of tomorrow dream away (dream away) In the wind of change
Tapi, nasib memang kesunyian masing-masing. Di suatu siang yang panas di Blok M, Jakarta, dua pekan lalu (14/2), seseorang merekamnya tengah mengamen menyanyikan larik-larik refrain itu.
Selembar kertas karton yang mengutarakan maksud hati si pengamen turut terbaca jelas. Dan ada pula peran klik ribuan tangan di dunia maya. Sampai akhirnya Novian Chaniago, pengamen tersebut, membantu membawanya to the magic of the moment. Bertemu Scorpions, band yang lagunya, Wind of Change, dia nyanyikan di video itu. Tidak cuma untuk nonton kons…

Inspirasi dari Jatimulyo, Desa Ramah Burung di Kaki Pegunungan Menoreh

Kombinasi apik pemerintah desa dengan masyarakat telah berhasil melestarikan 101 spesies burung di Desa Jatimulyo. Selain lingkungan yang lebih asri, konservasi burung juga membawa nilai ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
Folly Akbar, Kulon Progo
BALIHO yang banyak terpasang di pinggir jalan menyambut siapapun yang memasuki kawasan desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulon Progo. Semakin masuk ke dalam, balihonya semakin banyak. Namun, itu bukan baliho tokoh politik layaknya di musim Pemilu. Melainkan baliho peringatan untuk tidak berburu burung.
Warga desa yang tinggal di bawah pegunungan Menoreh itu memang sudah sejak beberapa tahun terakhir mendeklarasikan diri untuk berperang melawan perburuan burung. Perlawanan tersebut lantas diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Desa nomor 8 tahun 2014 tentang Pelestarian Lingkungan Hidup.
Dalam perdes tersebut, menangkap burung ditetapkan sebagai aktivitas terlarang di Jatimulyo. Bagi siapapun yang melakukannya, sanksi berlapis telah menanti…